Senator RI Sumbar, Irman Gusman, Salurkan Bantuan ke Daerah Terdampak Bencana di Padang

MR
MR

Ayonusa.com – Rasa cemas, khawatir masih menghantui warga terdampak bencana di Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar). Bahkan mereka trauma apabila sewaktu datang banjir susulan.

Pengakuan tersebut disampaikan salah seorang warga terdampak banjir, Yetti Vidar (54 th). Banjir yang terjadi Senin (4/8) datang secara tiba-tiba. Tdak hanya merendam harta benda, rumah yang ditempatinya selama ini rusak saat banjir datang.

“Harta benda basah semua tidak ada yang bisa diselamatkan. Peralatan dapur seperti kompor dan beras juga basah terendam. Bahkan dinding rumah bagian belakang roboh saat banjir,” sebut Yetti, Rabu (5/8).

Kondisi yang dialami warga terdampak bencana cepat diketahui Senator Republik Indonesia (RI) Sumbar, Irman Gusman. Tidak menunggu lama, Irman Gusman langsung menyalurkan bantuan tanggap darurat berupa makanan siap saji, Senin (3/8) malam.

Berselang bantuan tahap pertama, Irman Gusman kembali menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada warga penyintas bencana di lokasi yang sama.

Bantuan ini disalurkan relawan Irman Gusman Center bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sumbar langsung ke daerah terdampak bencana di Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Bantuan diserahkan langsung Ketua Irman Gusman Center, Marhadi kepada perwakilan masyarakat Roni dan Ketua RT Lapau Munggu, Adenansa Putra Antoni.

“Bantuan yang disalurkan sebanyak 70 paket berisi beras, minyak goreng, gula pasir, mie instan dan air mineral. Ini adalah bantuan tahap dua, setelah tahap pertama kita salurkan berupa bantuan tanggap darurat berupa makanan siap saji,” sebut Marhadi.

Marhadi mengatakan bantuan disalurkan merupakan tindak lanjut atas arahan langsung Irman Gusman agar masyarakat terdampak segera mendapatkan pendampingan dan bantuan.

Bantuan tersebut sebut Marhadi tidak hanya sekedar menyerahkan secara simbolis, akan tetapi menegaskan bagaimana komitmen dan perhatian Irman Gusman terhadap warga terdampak bencana.

“Perhatian Pak Irman Gusman terhadap penyintas bencana, tidak hanya kejadian bencana saat ini. Pasca bencana yang terjadi November 2025, bantuan kepada warga terdampak bencana di berbagai lokasi terdampak sudah banyak disalurkan,” kata Marhadi.

Marhadi berharap, bantuan yang diberikan kepada warga terdampak bencana dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari.

Yetti Vidar mengucapkan terimakasih kepada Senator RI Sumbar, Irman Gusman yang telah menyalurkan bantuan pangan tersebut.

Hal yang sama disampaikan, Ketua RT 02, RW 06, Adenansa Putra Antoni. Dua hari pasca banjir, warga belum bisa beraktivitas seperti biasa.

“Jika malam hari warga berada di pengungsian, sementara siang hari warga kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan rumah dari sisa lumpur,” kata Adenansa.

Sementara itu, salah seorang perwakilan warga Roni mengatakan, banjir susulan yang terjadi Senin merupakan yang ketiga kali setelah banjir bandang November 2025. Banjir kali ini lebih parah dibanding dengan banjir bandang yang terjadi sebelumnya.

Banjir bandang yang terjadi Dua hari lalu, selain dipicu cuaca ekstrem, tanggul yang dibangun pasca bencana November 2025, jebol saat banjir terjadi.

Warga terdampak sebut Roni, berharap tanggul yang jebol tersebut dibangun kembali dan dibuat secara permanen, sehingga pada saat terjadi banjir susulan agar lebih aman kembali.

“Ini adalah banjir bandang yang ketiga kali. Warga berharap, tanggul yang jebol itu dibangun kembali secara permanen,” harap Roni.

Sementara itu, tim relawan Irman Gusman Center bersama MDMC Sumbar ke lokasi, selain menyalurkan bantuan, sekaligus meninjau lokasi bencana untuk melihat langsung kondisi di lapangan.

Selain merusak pemukiman dan rumah warga, banjir merusak fasilitas Mesjid Taqwa Guo berikut tempat TPA bagi santri. Melihat kondisi kerusakan fasilitasi pendukung mesjid tersebut, sebut Marhadi, dinilai patut dibantu, tidak hanya sajadah masjid, juga sarana pendukung lain seperti peralatan belajar santri TPA dan tempat berwudhuk. (MR)

Pos terkait