Ayonusa.com – Membangun lingkungan masjid yang nyaman bagi anak untuk belajar, beribadah dan bertumbuh dibutuhkan untuk melahirkan generasi unggul. Untuk mewujudkan tersebut, kolaborasi antara orangtua, lingkungan dan pengurus masjid serta tenaga pendidikan sangat diperlukan.
Pemikiran tersebut disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi saat memberikan materi pada Bimbingan Teknis (Bimtek) Konvensi Hak Anak Dalam Rangka Mewujudkan Rumah Ibadah Ramah Anak (RIRA), di salah satu hotel di Kota Padang, Rabu (21/10/2026).
Mesjid ramah anak dimulai dari jamaah, tenaga pengajar dan lingkungan sekitar, sehingga anak anak tidak hanya mencintai masjid tapi datang untuk beribadah seperti sholat dan mengaji.
Menciptakan suasana demikian, maka, mengadakan pelatihan bagi pengurus mesjid dinilai sangat penting dalam rangka meningkatkan pemahaman, kapasitas dan komitmen para pemangku kepentingan dalam pemenuhan dan perlindungan hak anak, khususnya dalam menciptakan lingkungan keagamaan yang aman, nyaman, inklusif dan ramah bagi anak.
Kegiatan tersebut dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Sumbar.
“Generasi unggul adalah generasi yang kuat imannya, mulia akhlaknya dan kuat imannya, luas ilmu pengetahuannya dan bermanfaat bagi bangsa dan negara,” sebut Muhidi.
Kegiatan bimtek ini berlangsung dua hari ini hingga Kamis (22/10/2026). (MR)
