Sah! Presiden Jokowi Beri Prabowo Gelar Jenderal TNI Kehormatan

Presiden Jokowi beri Prabowo Subianto gelar Jenderal TNI Kehormatan. (Foto: detik.com)

Jokowi menambahkan, sudah banyak negara yang masuk dalam jurang Resesi, terakhir Inggris, Jepang. Probabilitas Resesi sudah melanda negara-negara besar sebagai contoh Jerman sudah diangka 72%, Uni Eropa 60%, Amerika 40%.

“Kita syukuri probabilitas Indonesia masih di angka 1,5%. Ini yang harus terus kita jaga lagi penggunaan fiskal dalam perang hati-hati karena Ukraina, Gaza, Yaman menyebabkan penggunaan fiskal dalam perang meningkat sangat tajam,” katanya.

Jokowi mencontohkan, seperti Embargo restriksi dan saat ini kalau dulu negara-negara itu keterbukaan. Sekarang semua negara menjadi negara proteksionis.

Bacaan Lainnya

Saat ini, tambah Jokowi, ada 1348 kebijakan proteksionis yang dilakukan oleh negara-negara. Utamanya urusan pangan ini, naik tiga kali lipat. Artinya naik 300% dibanding tahun 2014 dan akan terus meningkat.

“Patut kita syukuri, Alhamdulillah di tengah krisis dunia yang bertubi-tubi ketidakpastian ekonomi yang sulit dikalkulasi perekonomian kita cukup kokoh dan kalau di G20 masuk tiga besar ekonomi yang kondisi baik,” katanya.

Sehingga, sambung Jokowi, semua kebijakan kebijakan harus hati-hati, pembangunan harus dilakukan berkelanjutan, harus dijalankan secara konsisten.

“Ini yang penting dan harus dikawal dengan detail dan teliti,” katanya.

Terakhir dalam kesempatan yang baik ini, Jokowi menyampaikan penganugerah kenaikan pangkat secara istimewa berupa Jendral TNI Kehormatan kepada Bapak Prabowo Subianto.

“Penganugerahan ini adalah bentuk penghargaan sekaligus peneguhan untuk berbakti sepenuhnya kepada rakyat, kepada bangsa, dan kepada negara. Saya ucapkan selamat kepada bapak Jenderal Prabowo Subianto,” katanya. (*)

Pos terkait