Ayonusa.com – Blak-blakan! Ridwan Kamil sebut IKN bukan ide Presiden Joko Widodo (Jokowi). Begini ceritanya.
Kurator Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Ridwan Kamil mengatakan, pembangunan IKN bukan ide dari Presiden Jokowi. Ridwan Kamil menambahkan, Jokowi hanya mengimplementasikan kewajiban sejarah.
Hal ini disampaikan Ridwan Kamil dalam acara Rapat Koordinasi (Rakor) IKN di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat dilansir dari kanal YouTube MerdekaDotCom, Jumat, 15 Maret 2024.
Pada kegiatan Rakor, Ridwan Kamil mmperkenalkan diri bahwa ia mendapat tugas penting dari bapak Presiden sebagai Kurator Perencanaan dan Pembangunan IKN.
“Intinya jadi mandor. Memastikan yang tadi dibicarakan panjang lebar di lapangan dan di deliverynya persis seperti visi misinya. Kira-kira begitu, nah itu tugas saya,” katanya.
Setiap Minggu, kata Ridwan Kamil, dirinya rapat juga. Ada 4 (empat) proyek yang masuk ke IKN harus green, harus Smart, harus sustainable.
“Untuk jadi Ibukota itu. Pertama saya ulangi, Jakarta dari dulu tidak pernah disiapkan jadi Ibukota Republik Indonesia. Jakarta adalah ibukota yang tidak sengaja, kepaksa ya,” katanya.
Maka, kalau ditanya kenapa harus pindah ke IKN. Ridwan menjawaban, bahwa yang pertama Jakarta tidak pernah disiapkan untuk Ibukota.
Kedua, IKN bukan idenya Pak Jokowi. Pak Jokowi hanya mengimplementasikan kewajiban sejarah.
“Jadi dulu Batavia itu tidak layak jadi pemerintah kolonial Belanda. Banyak penyakit, ada wabah seperti covid, namanya malaria sundanika,” katanya.
