Ayonusa.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar ), Muhidi menggelar Safari Ramadhan 1447 H ke Kabupaten Solok. Pelaksanaan Safari Ramadhan ke dua, Rombongan Tim Safari Ramadhan (TSR) yang dipimpin Ketua DPRD Sumbar berjarak sekitar 71 kilometer dari ibukota provinsi Sumbar tepatnya berada di Masjid Nurul Yaqin, Nagari Kuncir, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, Minggu (22/2/2026) malam.
Muhidi saat memberikan tausiyah Ramadhan mengingatkan bahwa Ramadhan momentun yang baik untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Maka dari itu, ia mengajak masyarakat memanfaatkan Ramadhan sebaik mungkin untuk mendapatkan anugerah di dunia dan jalan keluar dari setiap persoalan.
“Manusia diciptakan Allah di muka bumi ini dengan tujuan yang jelas, salah satunya untuk beribadah. Semua aktivitas yang kita lakukan dalam rangka mengharap ridha dan cinta Allah adalah ibadah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, ibadah terbagi dalam kategori umum dan khusus. Puasa Ramadan termasuk ibadah khusus, sementara aktivitas sehari-hari seperti bekerja dan memimpin juga bernilai ibadah jika diniatkan karena Allah.
Muhidi juga menekankan pentingnya ilmu dan keterampilan dalam mengelola kehidupan. Dengan ilmu, akan lebih mudah mengelola sumber daya alam. Apalagi, Allah SWT menyediakan sumber daya alam seperti udara, lahan pertanian, gunung, dan laut untuk dimanfaatkan manusia.
“Kalau kita punya sawah, dengan ilmu bisa dikelola satu kali panen menjadi dua atau tiga kali panen. Hasilnya pun bisa meningkat. Karena itu, jangan ragu untuk menuntut ilmu. Sekarang kesempatan terbuka luas,” katanya.
Bahkan dalam kesempatan itu, Muhidi mengingatkan pentingnya bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah. Tanda syukur, bisa dilakukan dengan berbagi ilmu, menginfakkan rezeki, serta memperbanyak ibadah, termasuk salat sunah seperti shalat Duha.
Selain pesan keagamaan, Muhidi juga menyinggung musibah banjir dan galodo yang melanda Sumbar pada November 2025 lalu. Ia menyebut berkat dukungan masyarakat, Forkopimda, serta TNI/Polri, proses penyampaian data R3P kepada pemerintah pusat dapat diselesaikan dalam waktu 48 hari dari target tiga bulan.
“Alhamdulillah, kerja keras dan kebersamaan kita membuahkan hasil. Data sudah diserahkan ke pusat, dan Pak Gubernur juga telah mempresentasikan kebutuhan daerah. Mudah-mudahan segera ada keputusan terkait besaran bantuan yang diterima Sumatera Barat,” jelasnya.
Disamping menyampaikan tausiyah Ramadhan dan bencana yang terjadi November 2025, Muhidi juga menyampaikan program pemerintah dalam bidang pelatihan keterampilan atau vokasi. Program tersebut dari Kementerian Ketenagakerjaan 5.000 pemuda.
Ia mendorong generasi muda menyiapkan diri dengan memilih keterampilan yang relevan agar mampu bekerja atau membuka lapangan usaha ke depan.
Di akhir kegiatan, Muhidi menyerahkan bantuan untuk Masjid Nurul Yaqin yang terdiri dari dana hibah Pemerintah Provinsi Sumbar sebesar Rp50 juta, bantuan Bank Nagari Rp5 juta, serta sumbangan pribadi Ketua DPRD Sumbar sebesar Rp1 juta. Selain itu, diserahkan pula 40 mushaf Al-Qur’an dan satu unit mesin genset dari PLN.
Muhidi berharap, selama Ramadan masyarakat semakin meramaikan masjid dan musala dengan salat berjamaah serta mengikuti kegiatan pesantren Ramadan di masing-masing kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
“Kami mengimbau masyarakat menjaga ketertiban dan tidak bermain petasan demi kenyamanan bersama,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat itu dihadiri tokoh masyarakat, unsur pemerintah 5, pemerintah nagari, forkopimda serta jamaah Masjid Nurul Yaqin. Kehadiran Ketua DPRD Sumbar disambut antusias warga yang memadati masjid untuk mengikuti rangkaian Safari Ramadan.
Sementara itu, Safari Ramadhan 1447 H, Ketua DPRD Provinsi Sumbar Muhidi perdana, mengunjungi tempat ibadah di wilayah terdampak bencana, yaitu Mesjid Nurul Yaqin di Jalan Gurun Laweh, Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, Padang.
Tim Safari Ramadhan 1447 H Provinsi Sumbar yang dipimpin Muhidi mendapat sambutan positif dan antusias pengurus masjid dan jamaah beserta segenap masyarakat.
Rombongan Tim Safari Ramadhan yang dipimpin Ketua DPRD Sumbar, terdiri dari penceramah, Danlanud Sutan Syahrir Padang, Pimpinan Bank Nagari, Rektor Unand, Komisi Informasi Sumbar, Sekeretaris DPRD Sumbar, Kadis Penanaman Modal & PTSP, KPU Sumbar, Kabag Persidangan Sekeretariat DPRD Provinsi Sumbar dan Kepala Biro Pembangunan.
Kunjungan Safari Ramadhan ke masjid tersebut dihadiri Penjabat Sekda Kota Padang, Raju Minrofa, Camat Nanggalo, Amrizal Rengganis, Lurah Gurun Laweh dan Ketua RW berserta Ketua RT. (*)
