Bupati juga berharap, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purworejo dapat memberikan bimbingan dan pendampingan yang optimal kepada seluruh calon jemaah haji, hingga pelaksanaan ibadah haji selesai dan kembali ke Tanah Air dengan selamat.
Bimbingan manasik haji terintegrasi
Sementara Herman Susilo menyampaikan bahwa bimbingan manasik haji terintegrasi ini, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan calon jemaah haji reguler tahun 2026.
Bimbingan manasik haji akan dilaksanakan selama empat kali pertemuan. Pertemuan pertama dilaksanakan di tingkat kabupaten di Pendopo Kabupaten Purworejo saat ini, kemudian dilanjutkan di 11 titik kecamatan pada tanggal 10–13 Februari 2026.
(*/fix)








