Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Peningkatan Ekonomi Perempuan melalui Regulasi

MR
MR

Ayonusa.com – Perempuan dinilai memiliki peran penting dan strategis dalam memperkuat ekonomi keluarga, sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Untuk mendukung keberlanjutan tersebut, dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melahirkan regulasi yang mengatur penguatan ekonomi perempuan melalui kebijakan, dukungan anggaran, pelatihan, pembiayaan, dan akses pasar.

Poin penting tersebut terungkap saat Ketua DPRD Sumbar, Muhidi menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Ekonomi Perempuan Angkatan V di salah satu hotel di Kota Padang, Rabu (30/9/2026).

Bacaan Lainnya

Regulasi tersebut, selain mendorong agar kaum perempuan memiliki penghasilan sendiri, juga diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap kesejahteraan keluarga.

Muhidi dalam kesempatan itu mengingatkan, modal sangat penting, akan tetapi bukan satunya investasi yang membuat seseorang sukses dalam berusaha.

“Jika ingin sukses tanpa modal, yang pertama adalah investasi ilmu pengetahuan dan keterampilan. Kalau ingin sukses tambah terus ilmu pengetahuan dan skill,” sebut Muhidi.

Kelemahan yang terjadi selama ini masih terjadi, seperti tidak fokus terhadap usaha yang dijalankan. Kelemahan tersebut harus dirubah dan berusaha fokus satu bidang usaha. Dengan demikian, konsumen akan mencari produk yang dihasilkan.

Selain investasi ilmu pengetahuan dan skill, investasi yang membuat sukses yaitu investasi relasi (networking).

“Kalau ingin sukses usahanya, harus ada jadwal silaturrahim dengan orang lain. Jika perlu kita buat data supaya usah saya ini sukses, saya dalam minggu ini silaturrahim dengan siapa. Bisa menambah ilmu atau menambah skill,” kata Muhidi.

Kemudian, investasi yang dapat membuat usaha sukses yaitu investasi kepercayaan (reputasi). Investasi ini dinilai sangat penting, karena sangat menentukan usaha yang dijalankan dicari oleh konsumen.

“Investasi ini paling penting terutama dalam dunia bisnis. Apa itu, investasi reputasi,” ujar Muhidi.

Selanjutnya, investasi waktu dan kesehatan. Menjalankan kegiatan usaha, waktu sangat penting dan menjadi salah satu penentu sukses atau tidak seseorang dalam menjalankan usaha.

“Sehari hari kita menyiapkan sarapan pagi, tapi kita terlambat bangun atau bahannya baru kita siapkan pagi. Kalau sarapan pagi yang kita sediakan, sudah tersedia di pagi hari,” sebut Muhidi. (MR)

Pos terkait