Sementara itu, Ketua DPC PPP Kabupaten Purworejo, Muhammad Kartika Zuhala menyampaikan, tasyakuran harlah PPP yang ke 52 diadakan dengan doa bersama untuk mendoakan muasis dan para pendiri PPP.
“Dengan memperingati harlah ini harapannya transformasi PPP untuk Indonesia, nantinya DPC PPP Kabupaten Purworejo bisa memberikan sumbangsih yang riil untuk Indonesia secara umum,” kata Mas Lala.
Lebih lanjut, Mas Lala berpesan kepada para kader PPP untuk tetap menjaga kesolidan dan kekompakan usai Pileg dan Pilkada.
“Berikan contoh yang terbaik untuk masyarakat, supaya kader PPP ini bisa memberikan suritauladan kepada masyarakat dan bisa menjadi acuan bahwa berpolitik itu tidak sebatas kekuasaan tapi bisa memberikan pendidikan, edukasi kepada kader, simpatisan untuk berkiprah di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Mas Lala menegaskan, jadi walaupun kita berpartai kita juga membawa misi kesederhanaan, luruskan niat, bahwa di PPP adalah ibadah walaupun ini partai politik.
“Jaga kekompakan, soliditas tetap mikul duwur mendem jero, dan tetap menjadi yang terbaik,untuk diri sendiri dan masyarakat.
Untuk para kader dan simpatisan PPP walaupun menyuarakan kebaikan dan kebenaran tapi tidak boleh merasa sok baik karena itu mengarah ke arah kesombongan,” pungkasnya.
Hadir dalam acara tasyakuran tersebut Dewan Pertimbangan, Ketua, Sekretaris, Bendahara DPC PPP Kabupaten Purworejo, Pengurus Harian (PH) DPC PPP Purworejo, Anggota DPRD PPP Ferro Setiasono, serta perwakilan dari masing-masing PAC dan Banom PPP, para ulama dan tokoh PPP Kabupaten Purworejo.
(fix)
