Ini Lima Sajak Pilihan Pulo Lasman Simanjuntak, Penyair sekaligus Wartawan

Penyair Pulo Lasman Simanjuntak sedang baca puisi pada parade baca puisi berbagai komunitas sastra di Rooftop Pasar Gembrong Baru, Jakarta Timur
Penyair Pulo Lasman Simanjuntak sedang baca puisi pada parade baca puisi berbagai komunitas sastra di Rooftop Pasar Gembrong Baru, Jakarta Timur, belum lama ini. (f/dok pribadi)

365 TAHUN MENYUSURI SUNGAI KELAPARAN

365 tahun sudah
aku menyusuri sungai kelaparan
teramat dalam
sampai menggelepar

mata airnya
sangat pahit
mengalir deras
ke muara air mata
terkadang berdarah-darah !

dari hulu ke hilir
hanya kutemukan
kejinya kehidupan
bahkan hari ke hari
hanya menghitung
pecahan matahari
jadi mata uang palsu
lalu dibawa berenang
sampai ke ujung bebatuan sungai kematian
tiba gelisah
ke pintu luar
lautan berombak

Bacaan Lainnya

365 tahun sudah
aku menyusuri sungai kelaparan
mengikuti suara percikan air hidup
mengampuni tulang-tulang kering
dari dosa turunan
warisan nenek moyang pertama di bumi ini

sejak pagi buta
sepanjang musim pancaroba
bertapa sunyi kemarau
untuk andalkan panggilan ilahi

seperti akar-akar pohon
ditanam di tepi batang air
kuhirup daunnya yang makin menghijau
kukupas buahnya yang terus tumbuh

bukan dalam tumpukkan daging
melainkan tetap berlari sekencang-kencangnya
dalam roh dan kebenaran

Jakarta, Senin, 17 April 2023

Pos terkait