Ini Lima Sajak Pilihan Pulo Lasman Simanjuntak, Penyair sekaligus Wartawan

Penyair Pulo Lasman Simanjuntak sedang baca puisi pada parade baca puisi berbagai komunitas sastra di Rooftop Pasar Gembrong Baru, Jakarta Timur
Penyair Pulo Lasman Simanjuntak sedang baca puisi pada parade baca puisi berbagai komunitas sastra di Rooftop Pasar Gembrong Baru, Jakarta Timur, belum lama ini. (f/dok pribadi)

SANTET

mulut lelaki ini datang diam-diam
dari seberang pulau tikus
selalu tawarkan tipuan-tipuan
malam mengerikan di kuburan

tubuhnya dari pohon karet
kadang mengeluarkan darah segar
rajin bercumbu dengan binatang primata
tidur tanpa mantera

sekarang nyawanya sedang sakit keras
sekeras persungutannya
ditusuk bertubi-tubi jarum tajam para dukun
jampi-jampi kematian

Bacaan Lainnya

tak mempan lagi oleh suntikan kesepian
di atas ranjangnya yang bersatu dengan akar bumi

ia bahkan suka bersetubuh dengan ribuan kutuk busuk yang membusuk
sampai dinihari menari-nari
seperti memanggil para arwah suara senyap
dewa-dewa bermeterai liar

“aku harus datang kepada pawang mpok ida berkuku panjang, minta maaf sambil membawa sekeranjang penyesalan kenapa rumah doa dijual jadi hunian baal perzinahan dan mabuk minuman keras, “katanya masih menunggu bantuan dari benua sodom dan gomora

Jakarta, Kamis 15 September 2022

Pos terkait