Bimtek Peningkatan Kompetensi Guru, Muhidi : Tendik Berperan Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2024

MR
MR

Ayonusa.com – Tenaga pendidik dinilai sangat berperan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang diwujudkan melalui pendidikan di sekolah.

Penegasan tersebut disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi saat menghadiri sekaligus memberikan materi Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Guru Vokasi SMK Negeri dan Swasta Kota Padang, Senin (20/7).

Muhidi mendorong tenaga pendidik untuk mempersiapkan sumber daya manusia dan mencetak tenaga kerja terampil dan berdaya saing.

Bacaan Lainnya

Muhidi menyebutkan, Indonesia saat ini tengah menikmati bonus demografi dengan dominasi Generasi Z. Kondisi tersebut menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan melalui pendidikan berkualitas agar Indonesia mampu menjadi negara maju pada 2045.

“Generasi muda yang jumlahnya sangat besar saat ini merupakan investasi bangsa. Mereka harus dipersiapkan dengan ilmu pengetahuan, keterampilan, karakter, dan etos kerja agar mampu menjadi penggerak kemajuan Indonesia di masa depan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, visi Indonesia Emas 2045 ditopang oleh sejumlah sasaran strategis, mulai dari meningkatnya pendapatan per kapita hingga setara negara maju, berkurangnya kemiskinan dan kesenjangan sosial, meningkatnya daya saing sumber daya manusia, semakin kuatnya posisi Indonesia di dunia internasional, hingga tercapainya target pembangunan rendah emisi menuju net zero emission.

Menurut Muhidi, seluruh target tersebut hanya dapat diwujudkan jika dunia pendidikan mampu melahirkan generasi yang kompeten dan berintegritas. Karena itu, guru memiliki tanggung jawab besar sebagai motor penggerak peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia juga mengingatkan bahwa profesi guru tidak hanya sebatas menyampaikan materi pelajaran. Seorang pendidik harus menjadi teladan dalam akhlak, menjaga amanah ilmu, bekerja dengan penuh keikhlasan, serta menunjukkan kesesuaian antara ucapan dan perbuatan.

Di sisi lain, Muhidi mendorong para guru agar terus meningkatkan kapasitas diri. Pendidik dituntut memiliki pola pikir yang terbuka terhadap perubahan, tidak berhenti belajar, berani mengevaluasi metode pembelajaran, serta menjadikan setiap tantangan sebagai bagian dari proses untuk terus berkembang.

Menghadapi era digital, penguasaan teknologi juga menjadi kompetensi yang wajib dimiliki guru. Pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), harus diarahkan untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih kreatif, efektif, dan tetap mengedepankan nilai-nilai etika.

“Guru hari ini bukan sekadar pengajar, tetapi juga pembentuk karakter, pembimbing, sekaligus agen perubahan yang mampu melahirkan generasi berdaya saing, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tegas Muhidi.

Ia berharap peningkatan kompetensi guru vokasi dapat memperkuat kualitas pendidikan kejuruan di Kota Padang sehingga mampu menghasilkan lulusan yang siap memasuki dunia kerja, berwirausaha, serta berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. (**)

Pos terkait