Pemprov Sumbar Percepat Penggunaan Tambahan TKD untuk Penanganan Pascabencana

MR
MR

Ayonusa.com – Gubernur Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah meminta agar Transfer Ke Daerah (TKD), tidak dipotong atau dikembalikan seluruhnya untuk percepatan pemulihan pascabencana Sumatera yang terjadi 2025.

Penegasan tersebut disampaikan gubernur saat rapat koordinasi monitoring dan evaluasi penggunaan tambahan TKD Kabupaten Kota se Sumbar, di auditorium pada Selasa (21/7/2026).

Mahyeldi dalam kesempatan itu menyampaikan, masih banyak kebutuhan yang diperlukan dalam percepatan pemulihan pascabencana. Sebelumnya, pemerintah pusat telah mengalokasikan tambahan dana TKD sebesar Rp 2,63 triliun untuk pemulihan pascabencana, pembangunan infrastruktur serta penguatan upaya mitigasi bencana di Sumbar.

Bacaan Lainnya

Gubernur meminta kepada Bupati/Wali Kota, segera merencanakan pelaksanaan TKD dan memprioritaskan membeli barang seperti alat-alat kesehatan atau pun kebutuhan yang lain.

Rapat koordinasi monitoring dan evaluasi penggunaan tambahan TKD Kabupaten Kota se Sumbar dihadiri jajanan Kementerian Dalam Negeri.

Mahyeldi mengatakan, kehadiran mereka untuk memantau sekaligus mengevaluasi percepatan penyerapan tambahan TKD sesuai ketentuan yang berlaku.

Kegiatan tersebut juga dihadiri bupati dan walikota yang ada di Sumbar. (MR)

 

 

Pos terkait