Ayonusa.com – Kolaborasi dan kerjasama DPRD Kota Padang Sumatera Barat dengan Pemerintah Kota Padang bersama unsur Forum Komunika Pimpinan Daerah atau Forkopimda dan stakeholder terkait, penanganan pasca bencana di daerah itu dapat dilakukan dengan baik, berjalan lancar cepat dan tepat.
Penegasan tersebut disampaikan Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion saat Dialog Interaktif di Radio Padang FM dalam Program Dinamika Publik Kamis 22 Januari 2026.
Dinamika Publik dengan tema Postur APBD Padang dan Kebutuhan Rehab Rekon Pascabencana, Muharlion menyebutkan, kolaborasi dan kerjasama merupakan kunci utama penanganan pascapanen dapat dilakukan dengan baik.
Ia menyebutkan, sehari setelah APBD Padang 2026 ditetapkan Senin 24 November 2025, bencana banjir bandang terjadi Selasa 25 November 2026 dan puncaknya 27 November 2025.
Dalam kondisi demikian, pelayanan pemerintahan tetap berjalan. Penanganan pasca bencana dapat tertangani dan tanggap darurat ditetapkan.
Muharlion masih ingat betul, banjir bandang terjadi Selasa 25 November 2025 atau sehari setelah APBD Padang disahkan, pemerintah langsung turun ke lapangan memberikan pelayanan, edukasi hingga bantuan untuk kebutuhan dasar warga seperti makanan dan minuman.
Bahkan pada saat itu juga, Dana Tidak Terduga (BTT) langsung disetujui untuk keperluan tanggap darurat bencana.
Sementara itu, Dinamika Publik salah satu program unggulan Radio Padang FM. Program ini menghadirkan narasumber kompeten di bidangnya yang dipandu Kepala Operasional Padang FM, Jadwal Jalal. (MR)








