Kapolres Purworejo Pastikan Instrumen Penyelamatan Bencana Siap Siaga

Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra cek instrumen penyelamatan bencana siap siaga
Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra cek instrumen penyelamatan bencana siap siaga. (f/humas)

Ayonusa.com – Mengantisipasi bencana hidrometeorologi yang mungkin terjadi di musim penghujan serta memastikan instrumen penyelamatan siap siaga, Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra melakukan langkah proaktif dengan memastikan seluruh instrumen penyelamatan dalam kondisi tanggap bencana siap siaga di halaman Mapolres Purworejo, Kamis (22/01/2026) pagi.

“Pengecekan ini bukan sekedar formalitas, namun merupakan langkah nyata memastikan kesiapsiagaan dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat,” ungkap AKBP Windy.

Kapolres meneliti satu per satu peralatan SAR dan memastikan tidak ada alat yang usang atau tidak terawat yang dapat menghambat proses evakuasi di lapangan.

Bacaan Lainnya

Tak hanya kesiapan fisik alat, kesehatan dan kondisi mental personel juga menjadi sorotan. Hal ini dilakukan agar setiap anggota benar-benar siap secara lahir dan batin saat diterjunkan dalam situasi darurat.

Pelatihan Pemeliharaan Kemampuan Bantuan SAR untuk Pertajam Penyelamatan Bencana

Usai apel pengecekan, kesiapsiagaan tersebut langsung dipertajam melalui pelatihan Pemeliharaan Kemampuan bantuan Search And Rescue (SAR) Air di sungai Desa Semawung Daleman, kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah,Di pimpinan AKP Eko Rosdianto, S.H., M.A.P., dan Iptu Yanuar Tryatmaja, S.H., dengan instruktur ahli dari BPBD Kabupaten Purworejo.

Materi yang diberikan mencakup teknik penyelamatan di air (Water Rescue), olah gerak perahu, hingga cara bertahan hidup di air.

Instruktur menekankan bahwa menjadi tim penyelamat air tidak hanya mengandalkan kemampuan renang, tetapi juga wajib memahami prinsip 3A (Aman Diri, Aman Lingkungan, dan Aman Korban).

Para personel dilatih secara mendetail, mulai dari hal teknis seperti memasang mesin tempel perahu, teknik kendali kemudi (kanan, kiri, dan mundur), hingga cara mendayung manual yang benar. Latihan ini ditutup dengan simulasi penyelamatan korban secara langsung di derasnya aliran sungai.

Kapolres Purworejo tidak ingin ada kendala teknis sekecil apa pun saat nyawa manusia sedang dipertaruhkan.

(Fik)

Baca berita Ayonusa.com lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *