Ayonusa.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barata (Sumbar), Muhidi menekankan pentingnya memiliki keterampilan atau skill terutama dalam menghadapi perubahan tekhnologi dan informasi yang begitu cepat.
Penekanan tersebut disampaikannya saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Khusus, Senin (10/8).
Muhidi mendorong tenaga pendidik datang ke sekolah tidak hanya mengajar, akan tetapi berperan sebagai sumber inspirasi, memfasilitasi siswa untuk giat belajar dan memberikan dorongan, karena harapan untuk maju lebih maju masih ada.
Fungsi lain, guru harus mampu membentuk karakter siswa dan sebagai agent of change.
“Kalau ibu ibu datang ke sekolah mengajar, maka, kualitas peserta didik pasti dibawah kualitas ibu ibu. Pasti itu. Karena belum tentu apa yang diajarkan, diserap secara baik. Gunakanlah fungsi yang lain. Apa itu, inspirator, fasilitator dan motivator. Kemudian bentuk karakter siswa sehingga memiliki rasa tanggungjawab, kejujuran, kemandirian,” sebut Muhidi.
Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Khusus dalam rangka meningkatkan kompetensi profesional guru pendidikan khusus serta memperkuat implementasi pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan berpusat pada kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus.
Peserta kegiatan terdiri dari Guru SLB di wilayah Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman. (MR)






