Ayonusa.com – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Doni Harsiva Yandra mendorong PT Pertamina mengungkap penyebab kendaraan mengalami gangguan mesin setelah mengisi Bahan Bakar Umum (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sumbar.
Dorongan tersebut disampaikan Doni menanggapi keluhan pemilik kendaraan di Sumbar yang mengalami gangguan mesin setelah mengisi BBM.
Mengungkap permasalahan itu dinilai penting, untuk mengetahui penyebabnya dan kekhawatiran masyarakat mengisi BBM di SPBU dapat diantisipasi.
“Kita minta segera Pertamina menemukan apa si ini masalahnya, sehingga memang ini tidak menjadi persoalan yang berlarut dan masyarakat tidak khawatir mengisi BBM di SPBU-SPBU milik Pertamina,” kata Doni, Kamis (1/10/2026).
Berdasar komunikasi dengan pihak Pertamina, sebut Doni, PT Pertamina tidak menutup diri dengan kejadian tersebut. Pertamina dinilai respon terhadap keluhan yang dialami masyarakat.
Selain membuka ruang untuk membuka pengaduan, baik melapor ke SPBU tempat mengisi BBM maupun melalui Pertamina Contact Center 135, Pertamina juga bersedia memberikan kompensasi bagi konsumen yang merasa dirugikan dengan menyertakan bukti yang lengkap. Pertamina juga sudah mengirim sampel ke laboratorium Lemigas untuk diperiksa lebih lanjut.
Menurut Doni Harsiva Yandra, untuk mengantisipasi kejadian serupa tidak terulang kembali, Pertamina perlu mencari apa akar permasalahannya.
Ia khawatir, apabila persoalannya tidak diketahui, masyarakat akan khawatir mengisi BBM di SPBU, apalagi yang dikeluhkan masyarakat terutama setelah mengisi BBM subsidi.
Doni Harsiva mengapresiasi respon pertamina terhadap keluhan yang dirasakan pemilik kendaraan.
Komisi IV DPRD Provinsi Sumbar akan terus berupaya berkoordinasi dengan pihak Pertamina. Kepada masyarakat, diminta untuk tidak panik dan tetap melaporkan apabila pemilik kendaraan mengalami gangguan mesin setelah mengisi BBM.
Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut telah mengambil sampel dari sejumlah SPBU di Sumbar untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan yang dilakukan, menunjukkan sampel sesuai spesifikasi dan tidak ditemukan kandungan air. (MR)






