Gebyar Pangan Lokal B2SA: Dorong Diversifikasi Pangan dan Atasi Stunting di Blitar

IMG 20240306 WA0052 scaled

Ayonusa.com – Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) menyelenggarakan Gebyar Pangan Lokal Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) di Pendopo Sasana Adhi Praja Kantor Bupati Blitar pada Rabu, 6 Maret 2024.

Kegiatan ini bertujuan untuk memantapkan kemandirian pangan lokal, melestarikan sumber daya alam, dan mendorong masyarakat untuk mengonsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman (B2SA).

Bupati Blitar, Hj. Rini Syarifah, dalam sambutannya, menekankan pentingnya diversifikasi pangan untuk mengurangi ketergantungan pada beras dan terigu.

“Kita perlu mengembangkan sumber daya pangan lokal seperti jagung, ubi kayu, ubi jalar, pisang, dan lain-lain yang melimpah di sekitar kita,” ujar Bupati Rini.

Bupati Rini juga menyayangkan anggapan bahwa komoditas lokal adalah “makanan orang miskin”. Padahal, kandungan gizinya sama dengan pangan dari padi.

“Konsumsi pangan yang berkualitas dapat mengatasi permasalahan gizi ganda, termasuk stunting,” tegasnya.

Bupati Rini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi menurunkan angka stunting di Blitar.

Gebyar Pangan Lokal B2SA dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti:

  • Lomba Cipta Menu B2SA berbasis sumber daya lokal
  • Sosialisasi Pangan B2SA
  • Gerakan Pangan Murah

Pada kesempatan yang sama, Bupati Rini juga menghadiri senam rekreasi yang digelar oleh Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) di Alun-alun Kanigoro.

Bupati Rini berharap PERWOSI dapat meningkatkan prestasi olahraga perempuan di tingkat nasional dan internasional, serta berperan aktif dalam ketahanan pangan keluarga.

“Jangan sampai ada pekarangan rumah yang nganggur. Tanami dengan aneka sayur, buah, atau bumbu dapur. Hasilnya bisa dijual untuk menambah pendapatan keluarga dan mengantisipasi larangan pangan,” pesan Bupati Rini. (*)

Baca berita Ayonusa.com lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *