3. Non aktifkan email
Jika HP Anda tidak ada kuota maka otomatis email penagihan dari pinjol juga tidak akan masuk.
Lantas apakah benar-benar aman galbay saat nasabah sudah ganti kartu HP?
Menurut Medy, tentunya benar-benar aman karena tidak ada perjanjian yang mengikat antara Anda dengan pelaku usaha jasa keuangan.
“Jika Anda telat bayar tolong nomor Anda jangan diganti, tolong nomor Anda tetap distandby-kan dan diaktifkan. Jika Anda telat bayar siap-siap kami caci maki. Kan tidak ada perjanjian seperti itu dengan pinjolnya,” katanya.
Medy menekankan, berarti hal ini sama dengan saat Anda mengganti kartu karena tidak ada perjanjian dan Debt Collector mencaci maki juga karena tidak ada perjanjian. Berarti impas.
“Nah, sekarang karena Anda tidak mau dicaci maki, tidak mau ditelepon dengan ditakut-takuti tinggal Anda ganti semuanya. Maka ini sudah aman galbay pinjol dan tidak akan didatangi DC ke rumah,” katanya.
Sebenarnya yang tidak aman galbay pinjol itu, menurtu Medy, cara Anda menanggapi sesuatu karena serba dikait-kaitkan.
“Yang gak ada hubungannya pun kita kaitkan. Mencari kerja nanti gimana ya kalau saya galbay pinjol. Kan gak selalu Anda harus mencari kerja mana tahu Anda nantinya bisa menciptakan lapangan pekerjaan,” katanya.
Medy menambahkan, jika DC menghubungi ke kontak darudat berarti sudah melanggar aturan karena ada larangan menagih ke si peghutang.
“Tinggal Anda harus memahami aturan OJK tersebut. Jika benar-benar dilakukan hal tersebut oleh pelaku usaha jasa keuangan atau pinjol cukup Anda tidak perlu melakukan pembayaran,” katanya.
Maka dari itu, kata Medy, saat email Anda sudah tidak, kartu juga sudah diganti, WhasApp juga tidak aktif bisa dipastikan Anda sudah aman dari galbay pinjol. (DANA Kaget)








