Alternatif Cuan sebagai Content Creator
“Untuk konten Youtube, kita tidak pernah tahu bahwa sampai kapan video jenis tertentu akan terus bebas plagiasi. Karena algoritma selalu berubah dari waktu ke waktu,” ujar Hendra Setyo pada 1 Februari 2024.
“Dulu saya punya channel Youtube dakwah yang re-upload konten cerama ustaz dengan penghasilan bulanan Rp9-13 jutaan tapi sekarang sudah dismon sebab peraturan baru terkait penceramah telah punya akun tersendiri,” jelasnya.
Jadi dapat disimpulkan misalnya hari ini kamu monetisasi, maka tidak bisa ditentukan suatu saat nanti kamu langsung bangkrut sebab Youtube tak lagi membayarmu akibat adanya perubahan aturan terkait.
Maka dari itu menurut Hendra Setyo, jangankan konten re-upload, jenis konten AI yang tanpa menampilkan wajah dan suara meskipun bisa monetisasi tapi beresiko dismon suatu saat nanti.
Tapi bukan berarti mengkonten sejenis ini, tak bisa dilakukan.
Hendra Setyo menyarankan bahwa jika kamu tetap pengen ngonten AI tanpa muka dan suara, harus memiliki simulasi keunikan tersendiri yang tidak ada kesamaan dari sebelumnya.
Ini lah pentingnya, buat analisis kompetitor.
Cara Cuan di Youtube Agar Tidak Dismon
Intinya, kamu harus membuat konten yang membedakan dari Youtuber lain agar value mu lebih tinggi sebagai fokusnya.
“Jangan semua konten sama per video, misalnya disamaratakan muka pakai masker hitam. Berkaca lah ke konten dakwah tadi,” kata Hendra Setyo lagi.
“Apalagi jika kontenmu tak ada identitas yang menjadikan ciri khas akunmu, bahkan banyak pemula yang tidak generate AI sendiri dan malah ambil video orang untuk di edit lagi. Tentu tujuan komersialannya sangat beresiko,” jelasnya.








