Senator Irman Gusman Dorong Rang Solok Baralek Gadang Dipertahankan, Festival Rakyat Sarat Makna

Ist
Ist

Ayonusa.com – Senator Republik Indonesia Sumatera Barat (Sumbar), Irman Gusman mendorong Pemerintah Kota Solok melaksanakan Festival Rakyat Rang Solok Baralek Gadang setiap tahun.

Dorongan tersebut disampaikan Irman Gusman dalam arahannya saat pembukaan di lapangan Merdeka Solok, Sabtu (10/10/2026).

“Festival ini wajib dilaksanakan setiap tahun, karena iven ini penuh makna. Hari ini kita berkumpul untuk merayakan Rang Solok Baralek Gadang 2026—sebuah perhelatan yang bukan hanya menghadirkan pertunjukan, tetapi menghidupkan kembali hubungan antara sawah, tradisi, masyarakat, dan generasi penerus. Tema “Sawah Dijago, Budaya Dipusako” mengandung pesan yang sangat dalam: apabila ruang hidup dijaga, maka identitas dan peradaban masyarakat juga akan terjaga,” sebut Irman.

Bacaan Lainnya

Irman mengatakan, festival budaya ini sarat makna, bukan saja segi budaya dan ekonomi, akan tetapi kebersamaan orang Solok. Kebersamaan kunci utama keberhasilan membangun daerah.

Irman menyatakan komitmennya untuk mendukung iven ini sehingga tidak hanya terkenal di seantero nusantara, juga terkenal skala internasional.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Solok, masyarakat, pelaku seni, komunitas, dan generasi muda yang telah menjaga event ini. Sejak pertama kali berhasil masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata pada tahun 2022, RSBG konsisten terpilih setiap tahun hingga 2026.

“Lima tahun berturut-turut berada dalam agenda nasional bukan sekadar soal kontinuitas penyelenggaraan; ini menunjukkan bahwa kekuatan budaya agraris Solok memiliki daya tarik, relevansi, dan nilai yang diakui secara nasional,” sebut Irman.

Pada 2026, RSBG kembali menjadi bagian dari KEN, program Kementerian Pariwisata yang memilih 125 event dari 38 provinsi.

Karena itu, RSBG perlu terus kita tempatkan bukan hanya sebagai pesta budaya, tetapi sebagai penggerak pariwisata, ekonomi lokal, pelestarian budaya, sekaligus ruang yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” kata Irman mengingatkan.

Ia berharap, RSBG bukan sebagai acara seremoni akan tetapi panggung identitas Kota Solok, ruang belajar bagi generasi muda, etalase budaya Minangkabau, serta pintu masuk bagi wisatawan untuk mengenal kehidupan masyarakat Solok secara lebih utuh. Rangkaian pawai budaya, permainan anak nagari, bakawua, prosesi ka sawah, silek tuo, seni pertunjukan, fashion show, dan milenial membatik memperlihatkan bahwa tradisi dapat tetap hidup ketika diberi ruang untuk beradaptasi dan diwariskan.

Pembukaan festival rakyat ini dihadiri ribuan massa, mulai pelaksanaan Pawai Budaya Baralek Gadang Rang Solok, hingga pembukaan di Lapangan Merdeka Kota Solok.

Pawai disaksikan langsung Senator RI Sumbar Irman Gusman, Asisten II, Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar, Yozarwadi, Walikota Solok, Ramadhani Kirana Putra, Wakil Walikota Solok, Suryadi Nurdal dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). (MR)

Baca berita Ayonusa.com lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *