Angka tersebut dinilai seimbang karena menguntungkan produsen maupun konsumen.
“Kita harus mencari balance [harga] antara menyenangkan produsen dan juga menyenangkan konsumen, karena negara kita adalah negara yang juga negara memproduksi,” terang Mendagri.
Tito Karnavian juga menyebutkan sejumlah komoditas yang perlu menjadi perhatian semua pihak.
Berdasarkan indikator perkembangan harga pada minggu kelima Februari 2024, komoditas yang mengalami kenaikan adalah beras, cabai merah, telur ayam ras, minyak goreng, dan daging ayam ras.
Namun demikian, di masing-masing daerah komoditas yang mengalami kenaikan juga beragam.
Dalam kesempatan itu, Mendagri juga membeberkan daerah dengan inflasi tertinggi. Misalnya di tingkat provinsi, daerah tersebut di antaranya Papua Selatan, Gorontalo, Papua Tengah, Bengkulu, Papua Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, dan Lampung.
“Saya juga punya data kabupaten-kabupaten mana yang terendah dan tertinggi, untuk yang tertinggi-tertinggi ini agar koreksi, lihat apa penyebabnya, dan kemudian segera lakukan rapat-rapat dengan Forkopimda untuk menyelesaikan masalah itu,” jelasnya.
(*)








