Kasus Vina Cirebon, Kang Dedi Mulyadi Datangi Rumah Ayah Kandung Aep di Purwakarta

Kang Dedi Mulyadi Datangi Rumah Ayah Kandung Aep di Purwakarta
Kang Dedi Mulyadi Datangi Rumah Ayah Kandung Aep di Purwakarta. (f/ist)

Kang Dedi lalu menjelaskan maksud kedatangannya menemui Rudi. Ia juga memperkenalkan ayah Pegi Setiawan yang sama-sama bernama Rudi. Dedi Mulyadi terus terang kalau dia baru melaporkan Aep ke Bareskrim Polri. Dan maksud kedatangannya menemui Rudi (ayah Aep), meminta agar Aep keluar dan bicara terus terang terhadap apa yang terjadi pada kasus Vina Cirebon.

“Saya datang ingin bertemu Aep. Bicara dari hati ke hati. Ingin agar hatinya terbuka. Kasihan 7 orang Cirebon dipenjara seumur hidup sampai meninggal dunia gara-gara kesaksian Aep,” tutur Kang Dedi.

“Ini semua karena kesaksian Aep. Malah Aep mengaku melihat Pegi suka nongkrong di situ. Padahal kesaksiannya sangat meragukan,” tutur Kang Dedi Mulyadi.

Bacaan Lainnya

Kang Dedi Mulyadi juga mengingatkan ayah Aep, Rudi, agar Aep berterus terang. Sebab kalau sampai berbohong, malah bisa celaka.

Dedi Mulyadi mengungkapkan telah menyelidiki langsung ke lokasi kejadian dan menjelaskan bagaimana kesaksian Aep yang penuh kejanggalan.

Kang Dedi Mulyadi berharap Aep muncul. Ia mengaku siap bertemu dan bicara dari hati ke hati dengan Aep agar dia bersikap jujur dalam kasus Vina Cirebon.

“Penginnya saya, Aep muncul. Kita ngobrol, bicara jujur. Nanti saat sidang PK (Peninjauan Kembali), mau datang dan memberi kesaksian jujur,” tutur Kang Dedi.

Dedi Mulyadi meminta Rudi untuk menemui Aep. Meminta agar Aep bicara jujur dan jangan takut sebab bakal banyak yang melindunginya.

“Lebih bagus, panggil Aep, nanti kita ngobrol bareng. Kita cari solusi yang terbaik. Mencari kebenaran. Jika Aep mengakui terus terang dan jujur, semua akan saling memaafkan,” tutur KDM.

“Ya. Sekarang Aep lagi pusing,” tutur Rudi.

KDM juga mengungkapkan dirinya memang sedang berjuang untuk mencari kebenaran dalam kasus Vina Cirebon.

“Saya nggak peduli apakah Aep dipenjara atau tidak, yang penting bagi saya para terpidana mesti bebas. Saya yakin mereka tidak bersalah,” tutur Dedi Mulyadi.

(Fuljo Saefulrohman)

Baca berita Ayonusa.com lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *