4 Kebiasaan Buruk Pengelolaan Keuangan
Selain harus mengatur gajian bulanan, kamu harus menghindari 4 kebiasaan buruk dalam pengelolaan keuangan agar perencanaan di atas dapat berjalan sesuai keinginanmu.
Pertama yaitu malas mencatat pengeluaran, sehingga akan membuatmu kesulitan dalam mengetahui pengeluaran terbesar serta mengaturnya dengan lebih baik lagi kedepannya.
Kedua, terjebak dalam kondisi mumpung karena tabiat membeli barang pada momen tertentu misalnya saat diskon flash sale atau lainnya meski tidak begitu dibutuhkan.
Tips untuk mengatasi hal ini yaitu dengan taro dulu segala barang yang ingin dibeli di keranjang olshop, lalu tunggu sampai maksimal 7 hari. Benarkah kamu sungguh butuh?
Kalau iya, maka dalam waktu 24 jam akan langsung check out. Jika tidak, kamu akan melupakan semua barang yang ada di keranjang itu dan hanya akan check out saat waktu dibutuhkan.
Selanjutnya, kamu bisa terapkan tips untuk mengurangi browsing di sosmed dan olshop. Terutama ketika tanggal kembar serta saat gajian, terakhir kamu bisa matikan notifikasi dari segala jenis promo.
Ketiga, tanpa kita sadari bahwa kebanyakan cendrung cuek pada pengeluaran kecil yang terjadi berulang kali. Misalnya biaya transfer antar bank, parkir dan lainnya yang jika terakumulasi bisa membengkak pengeluarannya.
Kesalahan keempat yang sering dilakukan yaitu beli barang branded untuk status sosial, karena dianggap sebagai simbol prestige dan identitas sosial bagi anak muda sekarang.
Rekomendasi Investasi Bagi Pemula
Maka dari itu, kamu harus mengubah 4 kebiasaan di atas dan mulai lakukan investasi bagi pemula. Nah anggap lah tadi kamu sudah mengalokasikan Rp1 juta sebulan buat investasi, simak daftarnya di bawah ini.
Bagi para pemula yang masih belum mampu memperhatikan grafik investasi seperti saham dan crypto, maka mulai lah jenis investasi yang lebih aman serta simpel supaya fokus.
Namun produk aman tersebut seperti deposito bank konvensional misalnya, memiliki return kecil. Karena itu lah, Doddy memberi saran agar deposito ke BPR (Bank Perekonomian Rakyat) saja.








