Terkait hal itu untuk segera menindak lanjuti, Sandiaga juga menceritakan pengalamannya saat menjadikan kandidat atau Cawapres Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 lalu juga mendapati temuan serupa.
Menurutnya, tidak ada toleransi bagi pihak yang melakukan kecurangan dalam proses jalannya Pilpres dan Pemilu 2024.
“Saya baca juga di media dan itu pengalaman saya di 2019 masif terjadi. Jadi tolong segera ditindak lanjuti. Jangan kita hanya menuduh tapi berikan bukti dan serahkan kepada panitia Pemilu,” katanya dilansir dari kanal YouTube Tribunnews, Rabu, 7 Februari 2024.
Menurutnya lagi, tidak ada toleransi bagi yang melakukan kecurangan karena satu suara itu sangat berharga.
“Jadi jangan sampai kita mengambil hak orang lain dan mengurangi hak yang sebetulnya milik kita itu,” katanya.
(*)






