Sekda menyampaikan, Laporan Operasional Pemerintah Kabupaten Asahan, yaitu laporan yang menggambarkan tentang pendapatan dan beban Pemerintah Kabupaten Asahan selama Tahun Anggaran 2022 dengan rincian sebagai berikut, Pendapatan – LO selama Tahun 2022 adalah sebesar Rp 1.601.390.222.967,28 dan Beban – LO selama Tahun 2022 adalah sebesar Rp 1.393.300.340.579,01. “Dari Pendapatan — LO dan Beban — LO selama Tahun 2022 terdapat Surplus dari Kegiatan Operasi — LO sebesar Rp 208.089.882.388,27.
Defisit dari Kegiatan Non Operasional — LO selama Tahun 2022 sebesar Rp 2.130.305.923,76, Surflus/Defisit dari Pos Luar Biasa – LO selama Tahun 2022 adalah sebesar Rp.0,00. Dari penjelasan Laporan Operasional diatas maka Pemerintah Kabupaten Asahan selama Tahun 2022 mengalami Surplus — LO sebesar Rp 205.959.576.464,51.
Sedangkan laporan Arus Kas Pemerintah Kabupaten Asahan Tahun 2022 mencatat saldo awal kas daerah sebesar Rp 91.463.635.183,39. Selama Tahun Anggaran 2022 terdapat penurunan kas sebesar Rp 35.542.179.082,82 sehingga saldo akhir kas sebesar Rp 55.921.456.100,57.
Jika dibandingkan Saldo Akhir Kas pada Laporan Arus Kas dengan Sisa Lebih Penggunaan Anggaran pada Laporan Realisasi Anggaran terdapat selisih sebesar Rp 25.362.396,00 yang merupakan perhitungan pada pihak ketiga yang belum di bayarkan sampai dengan 31 Desember 2022.
Untuk Laporan Perubahan Ekuitas. Jumlah Ekuitas Pemerintah Kabupaten Asahan Tahun 2022 sebesar Rp 3.858.792.911.691,37 yang terdiri dari, Ekuitas Awal Tahun 2022 sebesar Rp 3.630.727.230.867,25, Surplus — LO Tahun 2022 sebesar Rp 205.959.576.464,51 dan Dampak Kumulatif Perubahan Kebijakan/Kesalahan Mendasar dari Laporan Keuangan sebesar Rp 22.106.104.359,61.
(Isn)








