Ayonusa.com – Bupati Purworejo, Yuli Hastuti bersama jajaran pejabat pemerintah daerah melakukan kunjungan audiensi ke Kantor Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM RI di Jakarta, pada Senin (19/01/2026).
Kunjungan Bupati dalam rangka membangun sinergi dan memohon dukungan serta arahan dari Pemerintah Pusat terkait rencana penyelenggaraan berbagai kegiatan rangkaian Peringatan Hari Kabupaten Purworejo yang ke-195 Kabupaten Purworejo, yang akan digelar pada bulan Februari 2026 mendatang.
Bupati beserta rombongan diterima langsung Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM RI Riza Damanik beserta jajaran terkait, serta Ditjen Bina Pemdes Kemendagri RI.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati memaparkan berbagai rangkaian agenda Hari Jadi kabupaten Purworejo, serta pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mengangkat potensi ekonomi lokal melalui ajang pameran.
Bupati Yuli Hastuti menyampaikan bahwa Expo merupakan momentum penting dalam rangka membangkitkan sektor ekonomi kerakyatan di Purworejo.
“Dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo, kami akan menyelenggarakan giat Purworejo Expo. Kami sangat mengharapkan dukungan dan arahan dari Kementerian UMKM, utamanya terhadap rencana giat tersebut. Secara khusus Bupati juga memohon Bapak Deputi untuk berkenan hadir pada pembukaan Purworejo Expo nanti,” tutur Bupati.
Dukungan Nyata Kementerian UMKM dalam Purworejo Expo
Deputi Bidang Usaha Mikro, Riza Damanik, mengapresiasi dan menyambut baik inisiatif Pemerintah Kabupaten Purworejo dan menyatakan kementerian kesiapannya untuk memberikan dukungan nyata.
Riza menjelaskan bahwa saat ini Kementerian UMKM tengah fokus membantu pemulihan ekonomi masyarakat korban banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara melalui sektor UMKM.
Sebagai bentuk dukungan dan kolaborasi pada Purworejo Expo nanti, pihak Kementerian berencana membuka booth khusus yang akan memasarkan produk-produk UMKM dari tiga daerah terdampak bencana tersebut.
Riza menilai Purworejo adalah wilayah strategis dengan potensi ekonomi yang besar yang sejalan dengan target kementerian dalam upaya pengurangan kemiskinan ekstrem.








