Peran sebagai orang tua, pendidik, pemimpin, maupun anggota masyarakat sangatlah penting dalam upaya ini. Mari berganteng tangan, bekerjasama, dan saling mendukung dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi anak-anak.
“Mari menjaga anak-anak dengan memberikan kasih sayang, pendidikan yang baik, dan teladan yang positif. Semua pihak harus berkomitmen untuk menghargai dan mengakui peran penting anak-anak dalam pembangunan bangsa,” kata Benni.
Lalu pastikan bahwa setiap anak Purwakarta memiliki kesempatan untuk menyuarakan ide, pendapat, dan keinginan mereka.
Suara mereka adalah suara masa depan, dan dengan mendengarkannya kita dapat membangun Indonesia yang lebih baik dan berkelanjutan, dengan mendengarkan suara anak-anak dan dilibatkannya mereka dalam pembangunan, kita tidak hanya membangun masa depan yang lebih baik, tetapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang inklusif, ramah anak, dan berkelanjutan, di mana setiap suara anak dihargai dan didengar,” jelas Benni.
Benni mengungkapkan, Pemkab Purwakarta saat ini terus berupaya mewujudkan kabupaten layak anak sebagaimana menjadi program pemerintah pusat.
Sehubungan dengan itu, upaya untuk memenuhi hak anak harus terus digelorakan oleh semua pihak, baik di bidang pendidikan, kemasyarakatan, maupun oleh pemimpin pemerintahan di setiap level pemerintahannya.
(Fuljo)








