Sampah kedepannya diharapkan tidak lagi jadi ancaman dan tidak lagi dibuang.
”Sampah hari ini di mindset atau fikiran masyarakat masih menjadi ancaman, kedepannya jika diberi kepercayaan untuk memimpin Kota Payakumbuh, melalui kebijakan yang bisa dilakukan, kita akan jadikan sampah bernilai tambah, tidak lagi dibuang begitu saja dan akan membuat masyarakat produktif. Kita pastikan sampah bukan lagi ancaman melalui regulasi atau aturan,”tegasnya.
Terpisah, Ijun warga Tiakar Kecamatan Payakumbuh Timur yang hadir dalam Diskusi Publik itu apresiasi Visi-Misi serta jawaban Yb. Parmato Alam terkait pertanyaan yang diajukan moderator maupun pertanyaan yang dari masyarakat melalui Media Sosial (Medsos) HIPMI.
”Kita lihat YB. Dt. Parmato Alam yang merupakan Calon Walikota Payakumbuh nomor urut 5 tampil sangat memukau, jawaban dan gagasan terkait kepemudaan dan persoalan Kota Payakumbuh mudah dicerna dan positif untuk kemajuan Pemuda dan daerah,”ucap Ijun.
Sementara dua Calon Walikota lainnya, Erwin Yunaz dan Zulmaeta juga tampil memuaskan dalam Diskusi Publik tersebut.
Erwin Yunaz yang merupakan Mantan Wakil Walikota Payakumbuh menyebutkan dalam Visi-Misinya sebagai Calon Walikota Payakumbuh, kedepannya akan merangkul dan memberdayakan Pemuda.
Ia akan menjadikan Payakumbuh sebagai Kota Ivent dengan mengalokasikan anggaran bagi pemuda ditiap kelurahan.
” Visi-misi kami akan rangkul dan berdayakan pemuda, kita akan jadikan Payakumbuh sebagai kota ivent, anggaran untuk kelurahan kita alokasikan bagi pemuda. Kita siapkan fasilitasi pemuda sebaik mungkin dalam berkreasi,”ujar nya.
Sedangkan Zulmaeta yang diusung Partai Demokrat dan PPP saat penyampaian Visi-misi mengatakan bahwa terkait pemuda, perlu dukungan modal dari pemerintah sehingga mereka berkreasi serta perlu juga ada pemerintah yang membimbing karena pemuda saat ini sangat inovatif.
” Terkait urusan Kepemudaan yang saat ini sangat kreatif, mereka butuh dukungan modal dan bimbingan dari Pemerintah, dan kita siap untuk itu jika terpilih memimpin Kota Payakumbuh kedepannya,”ucapnya.
(YY)






