Menyinggung hadiah 1 unit rumah di Kawasan Bekasi Utara, Syeikh Belal Alramli menjelaskan kemungkinan besar rumah tersebut akan dijadikan Rumah Tahfidz Qur’an. Dikarenakan DQWS aslinya adalah Lembaga Pendidikan Penghafal Qur’an terbesar di Gaza-Palestina. Dimana, salah satu alumni DQWS tersebit adalah Ustaz Husein Gaza, yang juga hadir sebagai salah satu narasumber Tablig Akbar FOSKAM Peduli Palestina.
Dalam orasinya, Husein Gaza lebih setuju bantuan dari penggalangan dana peduli Palestina itu disebut sebagai “hadiah”. Sebab, katanya, umat muslim dunia termasuk Indonesia, sejatinya memang harus berterima kasih kepada masyarakat Palentina, yang telah berjuang mati-matian untuk mempertahankan Masjidil Aqsa dari pengambil-alihan penjajah Israel.
Sementara Ketua MUI Pusat Bidang Kerjasama Luar Negeri, Prof. Dr. Sudarnoto Abdul Hakim, dalam orasinya menyebutkan bahwa bangsa Israel, merupakan “kelompok teroris” yang sesungguhnya. Karena telah membunuh ribuan nyawa warga Gaza, dengan sadis dan tak berkeprimanusiaan. Yang harus terus ditentang dan diusir dari tanah penjajahannya.
Menurut Humas FOSKAM H. Agus Soelarto, yang juga Ketua Panitia Tabligh Akbar FOSKAM Peduli Palestina kali ini, mengungkapkan ada sekitar seribu jamaah menghadiri acara tersebut. Dan rencananya, kerjasama FOSKAM dengan Yayasan DQWS akan tersus belanjut dalam even-event Tablig Akbar dan Penggalangan dana buat Palestina selanjutnya.
(*)







