Prabu Jayalengkara berhasil dikalahkan dan berubah wujud menjadi Dewi Sekartaji, kekasih dari Panji Asmarabangun yang selama ini hilang.
Kedua kekasih yang telah berpisah itu akhirnya kembali bersatu setelah lama terpisah.
Rekonstruksi Tari dari Berbagai Naskah Kuno
Pada pementasan ini, rekonstruksi tari Bedhaya Gandrungmanis didasari pada berbagai naskah kuno dari pertengahan abad ke-19 hingga awal abad ke-20 serta juga didasari pada tradisi lisan.
Pementasan ini akan melibatkan berbagai penari dan pemusik muda dengan upaya mengenalkan kembali khazanah kesenian Jawa klasik bagi generasi muda.
Pementasan ini dilandasi pada keinginan untuk menghadirkan kembali kekayaan seni klasik yang telah hilang, memajukan naskah kuno sebagai bagian dari objek pemajuan kebudayaan, dan juga pengenalan cerita Panji sebagai warisan budaya UNESCO. (*)
Kontributor : Lasman Simanjuntak








