Bencana tersebut menjadi yang paling mematikan sepanjang sejarah Taiwan. Sementara di Jepang tercatat mengalami sekitar 100 guncangan setiap tahunnya.
Kendati demikian, gempa yang lebih besar biasanya hanya menimbulkan sedikit kerusakan di Jepang, dan Taiwan.
Hal ini disebabkan karena terdapat konstruksi khusus dan peraturan bangunan yang ketat di kedua wilayah rawan gempa itu.
Jepang juga telah mengembangkan prosedur dan teknologi canggih untuk memperingatkan, dan mengevakuasi orang-orang. (*)








