Komunitas Outsider Art JKT Gelar Pameran Lukisan Yang Tak Sempat Terucap

Kak Toto, seorang pendidik dan penggali seni anak-anak berkebutuhan khusus dan autisme untuk menemukan suara mereka melalui karya seni, terutama seni lukis
Kak Toto, seorang pendidik dan penggali seni anak-anak berkebutuhan khusus dan autisme untuk menemukan suara mereka melalui karya seni, terutama seni lukis. (f/Ist/lasman)

Pameran ini juga menjadi momen istimewa dengan kehadiran seniman dari Malaysia yang tergabung dalam komunitas START Art Program.

“Kolaborasi lintas negara ini menegaskan bahwa seni adalah ruang tanpa batas, tempat setiap individu dapat mengekspresikan dirinya dengan bebas,” katanya lagi.

Pameran ” Yang Tak Sempat Terucap ” bukan hanya sebuah pameran, tetapi juga gerakan inklusif yang merangkul keberagaman ekspresi seni di berbagai belahan dunia.

Bacaan Lainnya

Didukung oleh MSalman Gallery dan Filoksenia Foundation, acara ini bertujuan untuk mengubah cara kita melihat seni dan para penciptanya.

Setiap lukisan di sini adalah suara, setiap warna adalah cerita, dan setiap kunjungan adalah bentuk dukungan bagi mereka yang selama ini tak memiliki ruang untuk didengar.

“Kami mengundang masyarakat luas, pencinta seni, kolektor, dan siapa pun yang percaya bahwa seni adalah hak setiap individu untuk hadir, menikmati, dan memberikan apresiasi. Mari bersama-sama mendukung keberanian para seniman ini, karena dalam diam-nya, seni berbicara,” pungkasnya.

Kontributor : Lasman Simanjuntak

(*)

Baca berita Ayonusa.com lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *