Salah satu upaya nyata yang akan dilakukan adalah penyelenggaraan acara Sail to Indonesia 2025, sebuah reli yacht internasional yang akan berlangsung dari 21 Juli hingga 30 November 2025. Ajang tahunan ini bertujuan untuk mempromosikan kekayaan bahari Indonesia kepada dunia. Melalui Sail to Indonesia, pemerintah daerah diharapkan lebih aktif memanfaatkan momentum untuk memperkenalkan potensi wisata daerah masing-masing kepada wisatawan mancanegara.
“Mari kita manfaatkan momentum ini untuk memperlihatkan potensi unggulan daerah, meningkatkan kunjungan wisatawan, dan memperkuat sektor pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru,” tutup Chaerul.
Sementara itu, Herfan Brilianto Mufsabdo, Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, menegaskan Pemerintah Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi pariwisata melalui pelaksanaan Sail to Indonesia 2025. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan memperpanjang lama tinggal serta spending wisatawan di Indonesia.
“Sail to Indonesia 2025 adalah momentum penting untuk mempercepat pertumbuhan sektor pariwisata bahari. Kami ingin meningkatkan jumlah kunjungan dan memperpanjang spending wisatawan di berbagai destinasi di Indonesia.” ujar Hervan.
Event ini melibatkan 48 kabupaten/kota di Indonesia dengan tiga rute utama yang melintasi perairan barat dan timur nusantara. Selain pelayaran utama, event tambahan lainnya juga akan diadakan untuk semakin meramaikan kegiatan ini. Sail to Indonesia 2025 direncanakan akan berkolaborasi erat dengan pemerintah daerah setempat.
Dengan peluang ini, Sail to Indonesia 2025 diharapkan menjadi katalisator untuk membawa Indonesia ke panggung utama sebagai destinasi unggulan para wisatawan yacht dunia.
(*)








